Setelah terjadi kebakaran, apabila ada korban yang mengalami uka bakar. Ada baiknya dilakukan identifikasi luka bakar dan pertolongan pertamanya. Luka
bakar yang terjadi bisa tergolong ringan sampai parah. Berikut istilah pada
derajat luka bakar:
1.
Luka bakar derajat I
Kerusakan
kulit terbatas hanya pada bagian luar, yaitu kulit ari. Kulit menjadi
kemerah-merahan, kering dan tidak sampai menggelembung. Dan biasanya bisa
sembuh dalam waktu 5 - 10 hari.
2. Luka bakar derajat II (sedang)
Luka
bakarnya sampai ke bawah bagian kulit ari, yaitu kulit jangat. Selain kulit
kemerahan, terasa nyeri yang sangat, dan timbul gelembung cairan kuning. Luka
bakar ini baru sembuh setelah 10 hari sampai 1 bulan atau lebih, tergantung
luas dan dalamnya bagian yang terkena.
3.
Luka bakar derajat III (parah)
Luka bakarnya merasuk dalam sampai ke arah otot dan tulang. Luka pun berwarna
pucat sampai hitam. Pada kadaan ini, bagian yang terkena nantinya akan mati
rasa karena luka bakar telah merusak ujung syarafnya. Biasanya luka tidak bisa
sembuh sendiri, tetapi perlu ditutup dengan kulit yang diambil dari bagian
tubuh yang masih sehat.
Bagaimana
cara menolong penderita? Lakukanlah penanganan berikut ini.
1. Jika luka bakar derajat satu
-Jika sempat, bukalah pakaian si anak di area yang terkena air panas.
- Alirkan air sejuk (tetapi tidak dingin) di area tersebut, bisa juga di
kompres hingga nyeri berkurang (jangan memakai es karena akan memperlama
penyembuhan).
- Jangan menggunakan mentega, odol, bedak, atau apapun yang katanya dapat
digunakan untuk luka bakar sebab bisa meningkatkan risiko infeksi.
- Cucilah area yang terkena dua kali sehari dengan sabun cair. Jangan
mengutak-atik lepuh yang berisi cairan karena berfungsi melindungi kulit dari
infeksi. Saat lepuh pecah, bersihkan sisa-sisa kulit yang tertinggal, dan
berikan salep antibiotik atau antiseptik lalu tutup dengan perban steril. Ganti
perban setiap kali luka dicuci.
- Jika keluhan nyeri amat mengganggu aktivitas korban, dapat diberikan
asetaminofen atau ibuprofen diminum sesuai dosis.
- Kompres air sejuk juga bisa mengurangi nyeri.
- Jika luka bakar derajat dua dalam atau derajat tiga:
- Segera bawa ke unit gawat darurat rumah sakit
- Sebelumnya, lakukan tindakan sesuai luka bakar derajat satu
- Baringkan korban dengan posisi area yang terkena lebih tinggi
- Pastikan area tersebut bebas dari pakaian ataupun ikatan
- Selimuti luka bakar dengan handuk bersih yang dilembabkan, jaga - jangan
sampai korban kedinginan atau kepanasan.
2. Luka bakar termasuk derajat dua atau tiga
- Area yang terkena air panas cukup luas, yaitu lebih dari 15-20%
permukaan tubuh. Luka bakar bisa menyebabkan kematian karena kehilangan cairan
tubuh dan reaksi inflamasi yang berlebihan. Semakin luas area terkena, semakin
besar kemungkinan itu terjadi.
- Luka bakar terjadi di wajah, kepala, tangan, persendian, dan area kemaluan.
- Luka bakar tampak bernanah, membengkak, dan kulit normal di sekitarnya tampak
ikut memerah.
- Jangan lupa, untuk membawa dan memeriksa ke rumah sakit.
3. Pertolongan bagi Penderita Luka Bakar Berat
- Segera bungkus penderita dengan kain bersih dan bawa ke rumah
sakit.
- Buka baju penderita dengan hati-hati, yaitu dengan cara menggunting baju yang
melekat pada luka bakar. Jangan menariknya.
- Jika penderita sadar, berikan larutan Moyen, yaitu campuran 1 liter air
ditambah 5 gram garam dapur (NaCl) + 4 gram soda kue (NaHCO3). Berikan
sedikit-sedikit agar pasien tidak muntah.
- Jika penderita kehilangan kesadaran, periksa penapasan dan denyut nadinya.
Apabila ada gangguan, lakukan resusitasi jantung paru dan pernapasan buatan.
Adapun hal-hal yang tidak boleh dilakukan pada penderita luka bakara dalah:
1. Jangan sekali-kali mengobati luka bakar dengan mempergunakan mentega,
minyak, garam, kecap, air kapur dan lain sebagainya. Bahan-bahan tersebut bisa
mengakibatkan infeksi. Yang paling tepat, luka bakar ringan dan sedang ditolong
dengan cara menyiram atau merendamnya dalam air dingin.
2. Jangan memecahkan gelembung kulit yang timbul akibat luka bakar. Ini pun
untuk mencegah terjadinya infeksi.
3. Jangan membalut luka dengan kapas absorbent karena akan melekat pada luka.
Untuk luka bakar ringan dan sedang, tutup luka dengan balutan kering.
Baca selengkapnya »